SRAGEN TETAP BERKOMITMEN DALAM KETAHANAN PANGAN MESKIPUN LAHAN BERKURANG

Sragen – Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan bahwa Kabupaten Sragen tetap berkomitmen dalam ketahanan pangan meskipun lahan pertanian berkurang. Hal itu disampaikan Bupati, saat memberi arahan pada acara Panen Raya Padi dengan tema “Sinergi dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah Solo Raya” di Dk. Lemahabang, Ds. Karangananyar, Kec. Sambungmacan, pagi tadi, Rabu (07/02).

Dengan luas lahan kami yang berkurang banyak akibat adanya proyek jalan tol, tidak mengurangi kontribusi kami terhadap kedaulatan pangan tentu saja dengan serapan gabah sesuai terget yang sedemikian rupa ini, Sragen tetap berkomitmen untuk tetap menyediakan lahan sehingga Sragen tetap menjadi penyangga pangan di Jawa Tengah,” ungkap Bupati.

Acara yang diawali dengan kegiatan panen raya padi tersebut juga dihadiri oleh Perwakilan Kepala Dinas Pertanian Prov. Jawa Tengah, Danrem 074/WRT, Ketua DPRD Sragen, Direktur Utama Petrokimia, Kapolres Sragen, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sragen.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sragen, Jazairi dalam laporannya mengatakan bahwa “Lahan sawah yang ditanami padi seluas 39 ribu hektar, dapat memproduksi 517 ribu ton, serta sehingga surplus sebanyak 390 ribu ton pertahun, dan untuk tahun ini sekitar 296 ribu ton. Oleh karena itu kita adalah penyangga pangan kedua di Jawa Tengah, dan yang terpenting stabilitas nasioanl dan ketahanan pangan harus kita jaga betul.”(Humas)