BUPATI DAMPINGI SAYEM POTONG PITA PERESMIAN JALAN TANGKIL

Sragen – Dengan mengucapkan “Bismillah” Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dampingi salah satu warga Bulakrejo RT 02 Tangkil, Sayem (74 tahun) untuk memotong pita peresmian jalan penghubung 3 dukuh di Desa Tangkil, pagi tadi, Jumat (02/02)

Jalan yang menghubungkan 3 dukuh yaitu Dk. Bulakrejo – Dk. Ngelik – Dk. Prayungan tersebut merupakan Dana Bantuan dari Pemerintah Pusat melalui APBD (Perubahan) 2017 dengan total biaya Rp 8,35 Milyar.

Peresmian ini dalam rangka meningkatkan perbaikan infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Sragen.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukurnya atas terselesaikannya perbaikan infrastruktur jalan penghubung 3 dukuh tersebut.

“Hari ini, saya bersama seluruh ASN Kab Sragen mengunjungi Desa Tangkil dengan bersepeda, guna meresmikan jalan yang sepanjang 3,5 kilometer ini dengan rasa syukur yang teramat dalam. Karena jalan yang kita inginkan untuk diperbaiki, Alhamdulillah sudah bisa digunakan,” tuturnya

Selain itu, Bupati juga menyampaikan pesan kepada Kepala Desa Tangkil, Agus Sriyanto, S.E, M.M bahwa “Telah diresmikannya pembangunan jalan ini bukan berarti tugas dan tanggungjawab pemerintah desa telah selesai, justru ini awal dari tugas dan tanggungjawabnya dalam menjaga dan memelihara sarana jalan yang telah dibangun,”

Serta menyampaikan kepada masyarakat Desa Tangkil bahwa, “Pembangunan jalan membutuhkan dana yang tidak sedikit, sehingga kita harus bisa menjaga aset yang kita miliki ini bersama-sama”

Secara bertahap, ruas jalan yang rusak akan segera diperbaiki pada tahun ini, untuk itu Bupati meminta doa restu agar seluruh infrastruktur Jalan di Kab. Sragen bisa diperbaiki.

Terkait hal tersebut Bupati menyampaikan, tersedianya sarana jalan yang representatif akan merangsang dan memacu masyarakat maupun dusun-dusun di sekitarnya untuk melakukan berbagai aktifitas sosial maupun ekonomi, sehingga kehidupan masyarakat di sekitar jalur jalan tersebut kian dinamis dan tinggi tingkat mobilitasnya (Humas)