BUPATI SRAGEN : AKI/AKB TAHUN 2018 HARUS DIBAWAH 5 KASUS

Sragen – Bupati Sragen, dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati hadiri dan berikan arahan pada acara Sosialisasi Jaminan Persalinan (JAMPERSAL) dan Penggalangan Komitmen Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) / Angka Kematian Bayi (AKB) di Pendopo Rumah Dinas Bupati, pagi tadi, Rabu (31/01)
Acara yang diawali dengan menyanyikan Mars Hidup Sehat tersebut juga dihadiri oleh Sekda, Drs. Tatag Prabawanto B,M.M, Asisten I, Ir. Endang Handayani, M.M, Asisten III, Ir. Simon Nugroho Sri Yudanto, Kepala DKK Sragen, dr. Hargiyanto, M.Kes , Ketua IDI, Ketua IBI, Ketua TP PKK Kab Sragen serta para Bidan Desa se-Kabupaten Sragen.
Sosialisasi dan Penggalangan Komitmen tersebut bertujuan agar peserta yang hadir untuk berkomitmen bersama dalam menekan angka penurunan kematian Ibu dan Bayi di Kab Sragen.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan laporan “Jumlah AKI dari tahun 2016 ke tahun 2017 mengalami penurunan yang sangat signifikan, yakni dari 17 menjadi 11 Ibu yang meninggal, dan tahun ini seharusnya dibawah 5, namun sampai hari ini saja sudah ada 3 Ibu yang meninggal ” tuturnya.
Oleh karena itu, beliau menghimbau kepada Bidan Desa supaya lebih perhatian kepada Ibu hamil khususnya kepada Ibu hamil yang memiliki resiko tinggi.
“Kalau seorang Ibu hamil yang dirujuk di Rumah Sakit bukan berarti Bidan Desa atau Kepala Puskesmas yang merujuk lepas tanggung jawab. Harus punya kewajiban untuk menjenguk, paling tidak sehari sekali,” ujarnya.
“Jadi misal Ibu itu dirawat di ICU selama 10 hari ya harus ditungguin, sambil dilihat progress dan perkembangannya. Sehingga kita benar-benar optimal dalam berkomitmen untuk menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi,” imbuhnya.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan dedikasinya kepada bidan-bidan desa yang luar biasa karena sudah bekerja dengan baik dalam menurunkan AKI dan AKB, serta meminta agar Bidan Desa berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk lebih memperhatikan Ibu hamil yang ada di desa masing-masing.
Peresmian penggalangan komitmen bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan pada papan berita acara yang diawali oleh Bupati Sragen dan dilanjutkan oleh Kepala DKK, Ketua IDI, Ketua IBI, Ketua TP PKK, Direktur RS Umum maupun Swasta Kab Sragen, Kepala UPTD Puskesmas, Perwakilan Bidan Praktik mandiri, dan Perwakilan Klinik. (Humas)