SEMUA DESA HARUS MEMPUNYAI KEUNGGULAN

Sragen – Puncak pelaksanaan kegiatan Tilik Kembang Desa, Kamis (18/1/2018) diselenggarakan di Balai Desa Jeruk, Kecamatan Miri dengan mengundang para tokoh masyarakat dan warga desa Jeruk.

Ditempat Balai Desa tersebut Bupati menyerahkan berbagai bantuan dan sertipikat tanah program nasional dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sragen, yaitu 469 serpikat bidang tanah, 29 Kartu Indonesia Sehat, 100 paket sembako bagi KK miskin dan anak yatim piatu, 3 bantuan rehan RTLH masing-masing sebesar Rp. 5.000.000,- yaitu 1 dari BAZNAS kab. Sragen dan 2 dari dana MATRA UPTPK Kab. Sragen, 5 Bantuan modal usaha masing-masing Rp. 1.000.000,- serta bantuan 1 buah jamban bagi KK Miskin sebesar Rp. 1.500.000,-

Bagi penerima sertipikat, Bupati berpesan, “jaga baik-baik sertipikat karena merupakan barang yang berharga. Jika terpaksa untuk anggunan jangan sampai pinjam uang kepada rentenir, pinjan uang untuk mengembangkan usaha dan bernilai ekonomi, jangan untuk konsumtif misalnya untuk membeli sepeda motor”.

“Semua desa harus punya keunggulan, contohnya seperti desa kliwonan orang yang meninggat kliwonan pasti dalam benaknya akan berpikir mengenai batik”, ungkap Bupati.

Bupati juga mengunjungi UMKM di desa tersebut yaitu usaha kerajinan dari Ban bekas, Batik dan Industri Tahu. Salah satu pengrajin ban bekas mengatakan kesulitan dalam pemasaran.

Pemerintah Kabupaten Sragen akan membantu pemasaran produk dari ban bekas tersebut yaitu melalui PT. Gentrade milik pemerintah Sragen, asal memenuhi standart, bagi pelaku usaha mengikuti pelatihan ketrampilan di Tecknopark secara gratis, jelas Bupati.

Sementara itu, mengenai industri tahu terakait pengelolaan limbah, akan memberikan bantuan pengelolaan limbah tersebut asalkan dilaksanakan secara komunal ataupun kelompok, tidak sendiri-sendiri