BAZNAS BANGUN GRIYA SEHAT DAN KAMPUNG BERKAH

Sragen – Badan Amil Zakat Nasional (BAZ) Kabupaten Sragen mulai melaksanakan pembangunan Griya Sehat dan perpustakaan islami serta Launching kampung berkah yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno dan Ketua DPRD Kab. Sragen Bambang Samekto, Rabu (20/12/2017)

Sebelum melakukan peletakan batu pertama Wakil Bupati menyampaikan, “ untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten sragen tidak hanya oleh Bupati dan Wakil Bupati saja, tetapi butuh kebersamaan semua elemen masyarakat untuk mendukungnya”.

“Semua elemen masyarakat memiliki peran masing-masing, jika bisa menempatkan diri ditempat yang tepat maka akan menjadi daya dobrak yang lebih hebat dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sragen”, lanjut Wakil Bupati.

Sementara itu Ketua BAZNAS Kabupaten Sragen, H. Mahmudi mengatakan, ‘Griya Sehat dan perpustakaan islami tersebut merupakan program tahun 2017 dan akan berlanjut di tahun 2018 sampai bulan April”

Kampung berkah bertujuan untuk mewujudkan kampung yang mandiri, menyadarkan masyarakat dari jamaah yang kaya biar membayar zakat dan yang miskin bisa menerima zakat dan dibantu dari Baznas untuk mengali ekonomi produktif, terang Mahmudi.

“Setelah diadakan seleksi diseluruh desa dikabupaten maka dipilih UPZ Masjid Sholihin Karakan, Karangudi, Ngrampal dan UPZ Masjid Al Mu’minunDk. Ngrampal, Kebonromo, Ngrampal sebagai pilot proyek sebagai kampung berkah”, jelasnya

Luas bangunan untuk griya sehat adalah 136 m2 jumlah dana 599 juta rupiah yang bersumber dari infaq dan infaq honor petugas Amil Baznas Sragen, dengan konsep 2 lantai. Griya sehat merupakan klinik kesehatan yang cara pengobatannya secara herbal yang islami seperti bekam, jadi bukan secara medis. Dengan sasaran masyarakat sekitar dan bagi masyarakat umum dari keluarga miskin yang tidak dipungut biaya/gratis, ungkap Ketua Baznas Sragen, ungkap Mahmudi (Humas)