Bupati : Para Calon Kades Harus Bisa Mengendalikan Kader dan Masanya

Sragen  – Pilkades serentak tahap kedua tahun ini bakal digelar pada 6 Desember mendatang diikuti 10 desa pada 8 kecamatan yaitu Desa Kedungupit (Kecamatan Sragen), Desa Jetak (Sidoharjo), Desa Puro (Karangmalang), Desa Jambeyan (Sambirejo), Desa Sunggingan, Girimargo, dan Doyong (Kecamatan Miri), Desa Ngandul (Sumberlawang), Desa Banyurip (Jenar) dan Desa Ngrombo (Plupuh).

Dalam rangka menciptakan suasana damai dalam Pilkades Pilkades Serentak 2017 diadakan deklarasi damai yang disaksikan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Aula Sukowati, Kamis (16/11/2017) Dalam deklarasi ini mereka berjanji siap kalah dan siap menang untuk menciptakan kondusifitas di Bumi Sukowati

Bupati Sragen mengatakan, “Mereka diminta bisa mengendalikan tim sukses masing-masing untuk saling menjaga ketertiban dan menciptakan situasi kondusif di Bumi Sukowati. “Semoga deklarasi yang telah diucapkan tadi dapat dilaksanakan,  sehingga sampai selasai bisa berjalan tertib dan lancar.

“Dulu pada tahun sebelumnya yang diikuti sebanyak 16 desa saja berjalan dengan. Sekarang cuma 10 desa, mestinya bisa berjalan aman, tertib, lancar, aman dan sukses,” ujar Bupati Sragen.

Bupati Sragen menegaskan, “para calon Kades di desa masing-masing harus bisa mengendalikan tim sukses dan massanya. Karena tidak dipungkiri, tahapan Pilkades situasinya akan lebih panas bila dibandingkan Pilpres, Pilgub, bahkan Pilbup sekalipun”.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman menyatakan, bakal menindak tegas bagi pihak manapun yang sengaja melakukan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku. Para calon Kades harus bisa menerima apa pun keputusannya nanti, siap menang dan siap kalah.(Humas)