PELANTIKAN PENGURUS PMI KABUPATEN SRAGEN MASA BHAKTI 2019 – 2024

SRAGEN – Pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Sragen dan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Sragen Masa Bhakti 2019-2024 oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah Imam Triyanto disaksikan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Forkopimda, Pengurus PMI Kecamatan, relawan PMI serta undangan PMI Kabupaten Solo Raya bertempat di Pendopo Sumonegaran Sragen, Rabu (6/11/19).

Dari ke – 14 anggota yang dilantik, terpilih sebagai Ketua PMI dr. Ismail Joko Sutresno, Wakil Ketua 1
Drs. Soewarno, Wakil Ketua II Bambang Slamet Moelyanto, dan Wakil Ketua III dr. Hargiyanto.

Dalam sambutannya Bupati Sragen Yuni mengucapkan selamat kepada pengurus PMI Kabupaten Sragen masa bhakti 2019 – 2024 sekaligus berpesan agar bisa mengemban amanah dengan baik.

“Semoga bisa mengemban amanah dengan baik, tugas bisa dilaksanakan dan bisa bersinergi dengan Pemda Sragen dan membangun Kabupaten Sragen lebih baik,” harap Bupati Yuni.

Bupati juga berharap PMI Kabupaten Sragen bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat dan turut berkontribusi membangun Sragen.

Sementara Ketua PMI Kabupaten Sragen, Ismail Joko Sutresno berpesan kepengurusan yang baru harus lebih baik dari kepengurusan yang lama.

“Segera mempersiapkan dalam menghadapi akreditasi unit donor darah dari Kementerian Kesehatan dan melaksanakan sertifikasi CPOB dari BPOM di 2020,” terang Ismail.

Selain itu SDM juga akan lebih diberdayakan demi meningkatkan kualitas produk dan pelayanan PMI Kabupaten Sragen.

Kepemimpinan baru diharapkannya dapat membuat PMI Kabupaten Sragen lebih berkarakter, profesional, mandiri dan dicintai oleh masyarakat.

Dirinya juga menyampaikan fokus PMI Kabupaten Sragen ialah meningkatkan mutu penyimpanan darah.

“Nanti akan dinilai Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) karena darah termasuk komponen dari obat juga,” lanjutnya.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan tersebut pihaknya telah mengadakan unit transfusi darah di Gemolong, baik di RS milik pemerintah maupun swasta.

“Sejauh ini sudah bisa memenuhi kebutuhan darah tentunya di wilayah Utara Bengawan, karena jika memang sangat membutuhkan jika harus ke Sragen itu jauh,” imbuhnya. (MY_HUMAS)