DORONG PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR STRATEGIS, KOMISI V DPR RI KUNJUNGI SRAGEN

SRAGEN – Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI mendorong pembangunan infrastruktur yang strategis bagi Kabupaten Sragen untuk memperlancar kegiatan perekomian agar bisa tumbuh dan berkembang.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang juga Pimpinan Tim rombongan Ibnu Munzir usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Kabupaten Sragen, Kamis (5/9/2019) siang.

Kunspek ini diterima langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wakil Bupati Dedy Endriyatno dan Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan di Ruang Citrayasa Pendopo Sumonegaran Sragen.

Pada kesempatan itu Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mempresentasikan pengembangan wilayah di Kabupaten Sragen.

Hasil dari semua yang di paparkan, Bupati Yuni menyampaikan mendapat respond positif dari kunspek tim DPR RI komisi V tersebut, diantaranya akan ada jalan 4 lajur yang akan dibangun dari Masaran – Pungkruk terlebih dahulu.

Selain itu juga pengembangan wisata terintegrasi yakni Sangiran, Gunung Kemukus dan Waduk Kedung Ombo (WKO).

“Gunung kemukus punya penanganan tersendiri, ke depan akan dibuat tempat wisata keluarga, kami koordinasi dengan lintas sektor. Kita berbagi tanggung jawab dan saling kolaborasi, antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah provinsi” jelas Bupati.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang juga Pimpinan Tim rombongan Ibnu Munzir mengatakan dari pertemuan ini ada beberapa informasi yang ia dapatkan tentang kebutuhan strategis Sragen terkait infrastruktur.

Beberapa diantaranya anggaran untuk pembangunan jalan empat lajur dari Masaran sampai Pungkruk, sudah masuk dalam APBN. Namun untuk diteruskan sampai Jatim masih perlu pembahasan dengan kementerian terkait.

Kemudian pembangunan exit tol di kawasan Sambungmacan. Exit tol ini diharapkan menjadi pemicu berkembangnya perekonomian Sragen.

“Bupati menginginkan exit tol di Sambungmacan. Kami pertemukan dengan mitra terkait, dengan ini ada kejelasan yang perlu kita dorong, untuk pembebasan lahan tetap kami serahkan ke daerah,” terangnya.

Perihal Gunung Kemukus pihaknya menyampaikan memang perlu ada pembahasan lebih lanjut.

“Hari ini kita sedang membahasnya di Solo,” pungkasnya.

Sementara untuk penanganan kekeringan, sudah ada bantuan, walaupun itu sifatnya pinjaman sementara yaitu dengan tangki air.

Ia berharap Sragen bisa menjadi pintu ke Solo atau Semarang.

“Untuk itu, daerah ini bisa seperti negara Singapura yang menerapkan teori balon berkembang pesat, dan Sragen juga bisa berkembang. Itu yang kita harapkan dalam pembangunan ini,” harap Ibnu.

Rombongan kunjungan kerja spesifik komisi V DPR RI dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi ke Kab. Sragen ini berjumlah 36 orang. (MY_HUMAS)