PEMKAB SRAGEN AKAN BANGUN MALL PELAYANAN PUBLIK

SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yakni dengan menyediakan Mall Pelayanan Publik (MPP). MPP ditarget bisa beroperasi di masyarakat dalam setahun kedepan.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati memimpin rapat koordinasi rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di ruang citrayasa kompleks Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (9/7/2019).

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pengaduan dan Peningkatan Layanan DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Dra. Anung Suprihati, MSi, Kepala DPMPTSP Sragen Tugiyono.

Kepala Bidang Pengaduan dan Peningkatan Layanan DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Dra. Anung Suprihati mengatakan Sragen memang menjadi target MPP di 2020.

“Mall pelayanan publik memang menjadi program dari gubernur, jadi kami memang setiap minggu diminta untuk melaporkan perkembangannya, dan saya katakan Sragen siap,” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan MPP diatur dalam Permenpan 2017 dengan tujuan memudahkan pelayanan bagi masyarakat di satu tempat.

Dalam pengarahannya Bupati Yuni menyampaikan Sragen memasang target bisa membangun MPP secepatnya. MPP nantinya dikonsep terintegrasi dengan melibatkan lintas instansi, termasuk pelayanan administrasi kependudukan.

“Dengan konsep MPP menyatukan semua lintas dinas dan juga lintas vertikal ini akan dapat melayani masyarakat dalam satu tempat.”, tandas Bupati.

Meskipun Kabupaten Banyumas menjadi MPP pertama di Jawa Tengah, Bupati Yuni bertekad Kabupaten Sragen harus kembali menjadi rujukan dan MPP terbaik.

“Dengan diawali Kabupaten Sragen, Sragen bisa menjadi pioneer untuk didirikannya mall pelayanan publik di Soloraya maupun di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen Tugiyono menyampaikan pihaknya optimis MPP Sragen dapat terwujud pada 2020 di kawasan technopark.

“MPP ini bertujuan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangakauan, serta aman dan nyaman pada masyarakat dalam mengurus suatu keperluan. Selain itu juga memberi kemudahan untuk kebutuhan usaha investor dalam pelayanan perijinan permodalan”, ujar Tugiyono.

Sedangkan untuk konsep MPP Sragen nantinya tidak hanya menggandeng instansi pelayanan saja. Namun juga menggandeng UMKM untuk ikut memamerkan produknya.

Sedangkan instansi tidak hanya di jajaran pemerintah daerah saja, instansi yang tergabung mulai dari Provinsi, Pusat sampai swasta akan disediakan. (PAS_HUMAS)