BUPATI HARAP GURU NGAJI SAMPAIKAN PENDIDIKAN KARAKTER

SRAGEN – Pemkab Sragen melaksanakan Pentasarufan ustads-ustadzah se Kab. Sragen. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati di gedung Sasana Manggala Sukowati, pada Jumat (31/5/2019). Setidaknya terdapat 3.025 guru ngaji TPA,TPQ yang menerima bantuan ini.

“Hari ini kita serahkan. Biasanya di akhir tahun saat anggaran selesai. Tapi mulai tahun ini diberikan mendekati hari raya agar dananya bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya yang biasanya meningkat,” terang Bupati Yuni.

Dalam kesempatan itu Bupati berpesan kepada para guru ngaji, tentang pentingnya pendidikan karakter.

Karena kemajuan zaman telah merubah pola pikir generasi muda hingga timbulnya kenakalan kenakalan.

Dengan pendidikan agama dia berharap generasi milenial Sragen lebih baik lagi.

“Saya minta ustadz ustadzah untuk menyampaikan materi kurikulum silabus juga ditampilkan hal-hal yang kekinian. Bagaimana bahaya narkoba, penggunaan teknologi, dan tentang paham radikalisme. Anak-anak harus ngerti sejarah Sragen harus cinta Sragen.

Kepala Kemenag Sragen Hanif Hanani mengapresiasi kebijakan Bupati yang menyerahkan bantuan untuk pendidik agama Islam.

Langkah ini membantu meringankan kebutuhan saat lebaran.

“Kami bangga akan kepedulian Pemerintah Kabupaten Sragen dalam rangka membantu dalam momen Ramadhan menuju Syawal untuk bekal merayakan hari raya idul Fitri,” ungkapnya.

Selama ini para ustadz dan ustadzah mendapatkan bantuan hidup dari Pemkab Sragen dan Provinsi Jawa Tengah. Pemkab Sragen setiap bulan Rp 50 ribu dikalikan 12 bulan. Sedangkan dari provinsi Rp 100 ribu kali 12 bulan.

“Semua yang terdaftar 3025. Semua terverifikasi, tidak sembarang memberikan betul-betul dicek sesuai nama dan alamatnya.” jelasnya. (PAS_HUMAS)