BUPATI SRAGEN PIMPIN UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE – 111

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjadi Inspektur Upacara (Irup) Bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke – 111 tahun 2019 Tingkat Kabupaten Sragen, Senin (21/5) di Halaman Setda Kantor Dinas Bupati Sragen.

Jajaran Forkopimda Sragen, Pasukan TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Ormas, Pelajar dan Pramuka turut mengikuti upacara ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sragen membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Rudiantara mengatakan, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa.

“Kita berada dalam situasi pascapesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Hajat demokrasi tersebut tak dapat dipungkiri telah mengoyak banyak sendi-sendi vital persaudaraan kita sebagai anak bangsa.” jelasnya.

Pemicunya adalah ketidakdewasaan berdemokrasi dan pengesampingan semangat persatuan demi tujuan sesaat. Buntutnya, muncullah fitnah, kabar bohong, dan kabar kebencian dengan tujuan memenangkan kepentingan masing-masing.

“Alhamdulillah, sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif masih berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan ratusan di antaranya berupa pengorbanan nyawa. Sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini,” pungkasnya.

Pihaknya menambahkan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan. Sehingga menuntun untuk mendamba pahala dengan meninggalkan perbuatan- perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah.

“Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali Fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita,” terangnya.

Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ditandai dengan angka cantik “ke-111” ini disematkan tema ‘BANGKIT UNTUK BERSATU’ KEBANGKITAN UNTUK PERSATUAN, tutup Menkominfo Rudiantara. (MY_HUMAS)