BUKA PAMERAN PENDIDIKAN, BUPATI : SRAGEN GUDANGNYA INOVASI

SRAGEN – Dalam menyongsong dan memperingari Hari Pendidikan Nasional tahun 2019, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen menyelenggarakan kegiatan Pameran Inovasi Pendidikan dan Kebudayaan yang digelar di gedung Sasana Manggala Sukowati Sragen dari tanggal 26-28 April 2019 ini.

Mengusung tema Membangun Budaya Sragen Yang Cerdas, Kreatif dan Berkarakter. Pameran Inovasi dan Kebudayaan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada Jumat, (26/4/2019). Dan dilanjutkan dengan peninjauan oleh Bupati ke stand-stand pameran Inovasi, Sragen Creative Festival, dan Festival Kuliner.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap menjadi kesempatan bagi sekolah-sekolah untuk menunjukkan pada publik keberhasilan mendidik siswa dan memacu prestasi.

“Ini juga kesempatan promosi bagi sekolah menjelang PPDB. Baik sekolah negeri maupun sekolah swasta menarik hati orang tua murid menyekolahkan di tempatnya,” ungkap Bupati.

Bupati mengapresiasi hasil karya inovasi para siswa asal sekolah-sekolah di Sragen. Seperti menggunakan karya drone untuk penyemprotan obat hama, membuat telur asin non kolesterol, dan sejumlah karya seni yang unik dan menarik.

“Kita lihat bersama, disini bukan hanya pameran inovasi, ada juga Sragen Kreatif Festival, festival Kuliner dan IKM, kita buktikan, Sragen gudangnya inovasi,“ pungkas Bupati.

“Silahkan berbelanja, mencicipi kuliner, tadi Saya lihat banyak anak sekolah yg menikmati jajanan kuliner di stand IKM,“ imbuh Bupati.

Dalam kesempatan yang sama Suwardi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen mengungkapkan bahwa penyelenggaran ini sebagai upaya mengkolaborasikan berbagai potensi pendidikan dan kebudayaan dan untuk meningkatkan mutu SDM khususnya dari lingkup pendidikan.

“Kegiatan ini juga sebagai unjuk prestasi dan potensi unggulan yg dimiliki oleh sekolah-sekolah yang ada di Sragen, seperti stand inovasi dari hasil kreativitas anak-anak sekolah di seluruh Kabupaten Sragen,“ terang Suwardi.

Suwardi menyatakan pameran ini juga sebagai ekpose kinerja sekolah kepada masyarakat secara umum, kami berharap dari hasil proses pendidikan bisa disampaikan kepada khalayak umum, sekaligus promosi potensi unggulan guna penjaringan siswa baru.

“Yang kami sajikan adalah produk-produk lokal semua termasuk diantaranya adalah karawitan, yang semua dari guru di Sragen, bisa diajak kerjasama kalo ada yg punya kerja atau keiatan lainnya,“ jelasnya.

Lebih lanjut Suwardi mengatakan, pameran inovasi ini terdiri dari 150 stand dari instansi pendidikan di Sragen, selain itu juga ada kegiatan lainnya seperti Job Fair, gelar seni tari, parade band pelajar, lomba design grafis, lomba mewarnai, lomba kriya kayu, pameran museum sekolah. Juga ada kegiatan pendukung seperti bazar buku, donor darah, gebyar paud dan pentas wayang kulit dengan dalang bocah. (PAS_HUMAS)