HADIRI PENCANANGAN WBK, BUPATI PERCAYA KEPOLISIAN DAPAT BERI INFORMASI SECARA MASIF

SRAGEN – Dengan birokrasi bersih dan melayani melalui reformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menghadiri pencanangan Deklarasi Polres Sragen Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Aula Pesat Gatra Mapolres Sragen, Senin (22/4/2019).

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Sragen, Tim penilai Internal dari Polda Jateng AKBP Wahyu Irbid Irwasda, Kabag RBP Birorena Polda Jateng AKBP Cahyo, Perwakilan Pengadilan Negeri, Kapolsek dan jajarannya.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penandatangan Pencanangan Deklarasi Polres Sragen Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) oleh Kapolres Sragen dan disaksikan tim penilai dari Polda Jateng dan jajaran Forkopimda.

Menurut Bupati zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang dipimpin yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi.

“Untuk mewujudkan zona integritas menuju WBK ada beberapa yang harus dilakukan pertama mempunyai komitmen dari diri sendiri untuk merubah dari diri menjadi lebih baik,” tutur Bupati.

Lebih lanjut Bupati menambahkan harus didasari niat untuk membangun zona integritas menuju WBK dan mau bekerja dengan yang ikhlas baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun dalam kegiatan atau tugas-tugas kepolisian lainnya.

“Tidak melakukan perbuatan yang dapat menurunkan citra kepolisian, terakhir kita harus mempercayakan kepada kepolisian yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat secara masif,” jelas Bupati.

Bupati berharap agar ke depan deklarasi pencanangan pembangunan zona Integritas menjadi wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani seperti ini dapat memotivasi dan diikuti oleh lembaga-lembaga pemerintah lainnya.

“Hal tersebut tidak akan terwujud apabila tidak didukung oleh semua pihak baik dari internal maupun eksternal.” lanjutnya.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan kegiatan ini merupakan deklarasi Polres Sragen untuk menuju wilayah bebas korupsi.

“Dari tahun ini Polres Sragen menjadi salah satu yang dinominasikan dari Polres di wilayah jajaran Polda Jawa Tengah yang diusulkan untuk dinilai terkait dengan wilayah bebas korupsi,” jelasnya.

Pihaknya menjelaskan agar lolos seleksi pihaknya sudah memperbaiki fasilitas pelayanan termasuk kualitas pelayanan Polres Sragen.

“Ada tiga fasilitas pelayanan, pelayanan sentra pelayanan kepolisian terpadu, fasilitas pelayanan SPK untuk SKCK dan Sentral pelayanan Untuk SIM STNK dan BPKB,” pungkasnya.

Lebih lanjut Kapolres Yimmy Kurniawan mengatakan sudah berusaha memenuhi standar, mulai dari perencanaan, penunjukan personil sumber daya manusia, pembangunan sarana prasarana yang diperlukan, termasuk sistem pengawasan yang sudah disiapkan.

“Semoga nanti kalau tim penilai dari Kemenpan RB datang kami sudah siap dan nanti akan dinilai pelaksanaan tersebut,” lanjutnya. (MY_HUMAS)