BUPATI AJAK KADER TP PKK SRAGEN BERPERAN AKTIF DIRIKAN BANK SAMPAH

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kudinar Untung Yuni Sukowati mengajak seluruh kader Tim Penggerak PKK Kab. Sragen untuk berperan aktif mengatasi persoalan sampah plastik sekaligus bisa memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat melalui bank sampah.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri sekaligus membuka acara Temu Kader PKK Se-Kabupaten Sragen Tahun 2019 yang bertempat di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Rabu (06/03/2019).

Turut hadir dalam acara ini, Ketua TP PKK Kab. Sragen Ny. Retna Susanti Dedy Endriyatno, Ketua Penyelenggara Temu Kader PKK 2019 Ny. Damai Tatag Prabawanto, dan kader Tim PKK Se-Kabupaten Sragen.

Dalam sambutannya Bupati menjelaskan keberadaan bank sampah disetiap kelurahan sangat bermanfaat bagi masyarakat, tidak saja menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, namun juga menyadarkan masyarakat bahwa juga ada nilai ekonomis dibalik sampah yang terbuang tersebut.

“Keberadaan bank sampah betul–betul sangat bermanfaat bagi masyarakat, selain untuk membersihkan lingkungan dari sampah, juga memberikan pendapatan berupa uang bagi masyarakat yang rajin mengumpulkan sampah dan menabungnya di bank sampah” jelas Bupati.

Terkait hal tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang akan menerapkan kebijakan pembangunan rendah karbon di tahun 2020 dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) dengan Pemprov Jateng beberapa waktu lalu.

“Dengan penandatanganan itu, maka ke depan arah pembangunan di Jateng akan lebih memanfaatkan energi baru terbarukan. Salah satunya yang bisa kita implementasikan adalah pembinaan pengurangan sampah plastik dalam kegiatan sehari – sehari.” tutur Bupati.

Atas kesepakatan ini Bupati mengapresiasi adanya kebijakan tersebut, sebab secara langsung mampu mengurangi sampah plastik yang semakin meningkat setiap tahunnya.

“Keprihatinan ini harus kita mulai sejak dini dengan action. Kalau hanya sebatas prihatin, sebatas program tidak ada tindak nyata, mustahil ini bisa terwujud.” pungkas Bupati.

Bupati menghimbau agar mulai dari sekarang dimulai dari ibu-ibu kader PKK semua, diawali dari dengan menyajikan minum untuk tamu sebaiknya jangan menyuguhkan air mineral kemasan.

“Jangan ambil praktisnya saja. Memang sulit tapi ayo kita mulai dari sekarang” tegas Bupati.

“Dengan mengurangi plastik, kita juga akan menjadi orang yang peduli kepada lingkungan” ajak Bupati.

Ketua TP PKK Kab. Sragen Ny. Retna Susanti Dedy Endriyatno menyambut baik program yang disampaikan oleh Bupati Sragen dan akan menginstruksikan kepada seluruh kader PKK di semua tingkatan agar target di setiap 20 kecamatan nanti ada satu bank sampah.

“Kita harapkan sampai pemerintahan itu berakhir tahun 2021 semoga 208 Desa ada bank sampah.” jelas Bupati.

Pihaknya menambahkan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Sragen terkait bagaimana membuat bank sampah agar lebih efektif.

“Masyarakat yang berada disekitarnya itu merasakan kemanfaatan dengan adanya bank sampah ini.” imbuhnya. (MY_HUMAS)