BUPATI BUKA DIKLAT GURU TK SE-SRAGEN

SRAGEN – Dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan membangkitkan etos kerja Guru TK, Dinas Pendidikan Kabupaten sragen melalui kerjasama antara Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Sragen dan PGRI Kabupaten Sragen menggelar Diklat Peningkatan Kompetensi melalui pengembangan keprofesianberkelanjutan untuk Kepala dan guru TK se-Kabupaten sragen, Senin 25/2/2019 di Aula PGRI Sragen.

Kegiatan yang diikuti oleh 400 guru TK se-Kab. Sragen itu, dibuka secara resmi oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen Suwardi, Ketua GOPTKI Sragen Ermina Damai, ketua IGTKI Sragen Sulasih.

Ketua IGTKI Sulasih selaku Ketua Penyelenggara mengatakan kegiatan diklat ini merupakan program kerja IGTKI dan PGRI Sragen.

“Tujuannya agar bisa membangkitkan etos kerja Guru TK dalam meningkatkan mutu pendidikan.” ujarnya.

“Kegiatan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 25 sampai 27 Februari 2019, IGTKI memfasilitasi Guru TK dalam pengembangan diri, untuk meningkatkan SDM yang berkualitas, “ imbuhnya.

Dalam pengarahannya, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan diklat secara mandiri ini.

“Luar biasa, dana yang tidak sedikit panjenengan menyisihkan dana dari penghasilan untuk adanya pelatihan kokmpetensi ini untuk meningkatkan kualitas diri berarti ini juga akan selaras dengan meningkatkan kualitas anak didik kita, “ jelasnya.

Kabupaten Sragen harus memiliki guru-guru yang yang qualified agar anak-anak didik kita bisa terdidik dengan baik, “Karena semakin profesionalnya seorang guru imbasnya akan positif terhadap anak didik,” ungkap Bupati.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen Suwardi mengungkapkan terimakasih kepada IGTKI Sragen yang berkomitmen membantu pemerintah meningkatkan kompetensi dan kualitas diri untuk guru TK ini.

Pemerintah telah mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas melalui pendidikan anak usia dini. Sebab melalui PAUD diharapkan dapat menciptakan anak-anak generasi penerus yang tangguh dan mampu bersaing menghadapi perubahan zaman. (PAS_HUMAS)