PSN DI GEMOLONG, BUPATI DAN WABUP BAGIKAN TANAMAN PENGUSIR NYAMUK

SRAGEN – Dalam upaya terus mengantisipasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Aedes aegypti sebagai penyebab penyakit demam berdarah (DB), Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,S.E melaksanakan PSN di sejumlah wilayah Kec. Gemolong, pagi tadi, Minggu (17/02/2019).

Gerakan PSN ini, juga diikuti oleh Sekda Sragen Drs. Tatag Prabawanto B,MM, Kepala Dinkes Sragen dr. Hargiyanto, Kepala Diskominfo Dra. Yuniarti,MH, Jajaran Muspika Kec. Gemolong, Kepala Puskesmas Gemolong, Kader Kesehatan dan Kader Jumantik Gemolong.

Pada PSN pagi tadi, selain melakukan gerakan kerja bakti memberantas sarang nyamuk juga dilakukan pembagian tanaman pengusir nyamuk.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menjelaskan penggunaan tanaman ini merupakan salah satu cara aman yang efektif dan ekonomis mengusir nyamuk tanpa bahan-bahan kimia.

“Kali ini saya memberikan bibit tanaman pengusir nyamuk. Ada serai wangi, lavender, dan rosemary,” jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan kepada camat, kades/lurah, dan masyarakat pada umumnya agar rutin melaksanakan PSN.

“Saya menghimbau agar tidak bosan-bosan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dan tanam tanaman pengusir nyamuk di lingkungan masing-masing.” pesan Bupati.

Karena itu, PSN harus kembali digalakkan, untuk membasmi sarang-sarang nyamuk yang ada di rumah dan sekitarnya.

Selain itu Wakil Bupati dalam juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya PSN dibandingkan dengan fogging. Pasalnya PSN mampu memutus rantai perkembangbiakan nyamuk. Sedangkan fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja.

“Pencegahan DB ini membutuhkan partisipasi dari berbagai pihak, utamanya dari masyarakat sendiri, Cara yang paling ampuh mengendalikan DB adalah dengan memberantas vektornya.” Jelas Wabup.

“Jangan cuma rumput di potongi, kaleng-kaleng dikubur, tapi jangan lupa bak kamar mandi juga dikuras, tempat penampungan-penampungan air harus rutin di kuras.” imbuh Wabup.

Camat Gemolong Hariyanto menyampaikan Pemerintah Kec. Gemolong juga membentuk gerakan memberantas sarang nyamuk dan jentik berkala (GERTAS SANTIKA) dalam memberantas jentik-jentik nyamuk Aides Aegypti.

“Di Gemolong ada gerakan kebersihan dengan sasaran jalan, saluran, pagar, halaman, rumah dan kamar mandi atau biasa kami sebut Jadapahalarudi. Kami pastikan jika gerakan itu sudah dilaksanakan pasti jentik-jentik tidak akan ada,” ungkap Hariyanto. (HUMAS)