BANGGA SRAGEN : KABUPATEN SRAGEN RAIH 6 PENGHARGAAN JELANG AKHIR TAHUN

SRAGEN – Menjelang akhir tahun, Kabupaten Sragen berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 6 penghargaan dalam kurun waktu 7 hari dari berbagai bidang, mulai dari pelayanan publik, hukum hingga teknologi dan informasi.

6 Penghargaan tersebut diantaranya, Penghargaan IT Telco kategori TOP IT Implementation Regency Government 2018 dari majalah IT Works (06/12), Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman RI (10/12), Bhumandala Award 2018 dari Badan Informasi Geospasial, peringkat Bhumandala Ariti (11/12), Kabupaten Peduli HAM 2017 dari Kemenkumham (11/12), Penghargaan Anugerah Indeks Daya Saing Daerah tingkat provinsi Jateng 2018 kategori Ekosistem Inovasi (11/12), dan Penghargaan Digital Inclusion Award 2018 dari Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) (13/12).

Secara urut Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,S.E menjelaskan keenam penghargaan tersebut dimulai dari bidang Top IT dari Majalah IT Works kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Penghargaan top IT Telco oleh majalah IT Works ini yang ketiga kalinya. Kita telah menerima tahun 2015, 2016, dan 2018,” jelas Wabup saat jumpa pers di ruang rapat bupati, Kamis kemarin (13/12/2018).

Kemudian predikat kepatuhan tinggi dalam bidang pelayanan publik dari Ombudsman RI. Sragen merupakan salah satu dari 62 kabupaten/Kota di Indonesia yang menerima penganugerahan Predikat Kepatuhan Tinggi Atas Pelayanan Publik 2018. Pemkab Sragen mendapatkan skor dalan penilaian pelayanan publik di 82,05.

Penghargaan ini diserahkan Komisioner Ombudsman RI, Alvin Lie kepada Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, pada acara penganugerahan predikat kepatuhan yang diselenggarakan di Auditorium TVRI Pusat Jakarta, Senin (11/12/2018) malam.

Kabupaten Sragen juga memperoleh Bhumandala Award 2018 kategori Bhumandala Ariti oleh Badan Informasi Geospasial Sragen.
“Ini juga satu kebanggaan buat kita karena Sragen dinilai menggunakan teknologi geospasial dalam kegiatan di pemerintahan. Geospasial ini diharapakan menjadi kebijakan peta di Indonesia. Jadi semua instansi besok akan menggunakan teknologi ini,” terang Wabup.

Kabupaten Sragen juga dinobatkan sebagai Kabupaten peduli Hak Asasi Manusia (HAM) 2017 oleh Kemenkumham, “Ini juga sama tahun lalu kita dapat Kabupaten Peduli HAM 2016 diserahkan 2017,” imbuh Wabup.

Selain itu penghargaan anugerah Indeks Daya Saing Daerah Tingkat Provinsi Jateng 2018 kategori Ekosistem Inovasi juga di raih Kabupaten Sragen.

Terakhir, penghargaan yang ke enam yakni Digital Inclusion Awards 2018. Penghargaan dari Masyarakat Telematika Indonesia (Makstel) ini diserahan di Telkom Landmark Tower Jakarta, Kamis malam (13/12). Penghargaan ini diberikan karena Sragen telah menggunakan aplikasi yang memudahkan pelayanan masyarakat.

Wakil Bupati berharap penghargaan yang diterima ini menjadi cambuk kinerja lebih baik dalam melayani masyarakat Sragen, “Dari berbagai penghargaan ini kita masih punya potensi untuk meningkatkan prestasi. Seperti pada penghargaan tingkat kepatuhan pelayanan dari Ombudsman.

Masih ada kemungkinan peningkatan peringkat dan nilai tinggi menjadi tertinggi. Karena diberbagai OPD masih bisa dimaksimalkan seperti Dinas Pendidikan, Disnakertrans dan Dinsos. Kita harapkan prestasi Sragen meningkat tahun depan,” pesan Wabup. (HUMAS)