BUPATI SRAGEN RESMIKAN DUA MASJID DI KABUPATEN LOMBOK UTARA

SRAGEN – Ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H. M.H dan Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno meresmikan Masjid Roudhatul Firdaus dan Masjid Nurul Hidayah yang berada di Dusun Nangka Lombok dan Dusun Tenggorong, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (02/12/2018). Kedua masjid tersebut merupakan bantuan yang terkumpul dari Sragen Peduli Bencana beberapa waktu lalu.

Turut hadir dalam peresmian ini, Sekda Sragen Drs. Tatag Prabawanto, para Asisten, beberapa Kepala OPD Sragen, Camat Kayangan, Kepala Desa, Tetua adat dan tokoh masyarakat setempat.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan bahwa dalam kunjungan tersebut selain meresmikan Masjid, Pemkab Sragen juga menyerahkan bantuan berupa dana yang diserahkan ke Desa Selengan dan Desa Dangiang, Kecamatan Gumantar, Lombok Utara total 300 juta rupiah dari masyarakat Sragen.

“Kedatangan kami kesini selain meresmikan masjid yang kita bangun, kami juga datang membawa bantuan yang akan kami berikan kepada Desa Dangiang dan Desa Selengan. Alhamdulillah juga, pengusaha di Sragen luar biasa dan sedikit dari apa yang kami tinggalkan semoga bermanfaat dan bisa menjadi perekat tali silaturahmi diantara kita”, jelas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan adanya patung gading gajah di pintu masuk pada halaman dua masjid tersebut yakni agar ciri khas Kabupaten Sragen dikenal masyarakat setempat.

“Dan pasti ada yang bertanya, kenapa gerbang masuk masjid ada patung seperti gading, memang sengaja kita bangun seperti itu agar ada ciri khas dari Kabupaten Sragen yaitu tugu Gading Gajah bisa dikenal masyarakat yang berkunjung ke masjid ini.” jelas Bupati.

Bupati berharap agar bantuan dari masyarakat Kabupaten Sragen bisa bermanfaat serta bisa dijadikan sebagai sarana silaturahmi antara Kab. Sragen dengan Kab. Lombok Utara.

“Inilah saatnya kita berbagi dan warga Sragen adalah warga yang mudah sekali dimintai pertolongan apabila ada daerah lain atau siapapun yang membutuhkan pertolongan” terang Bupati.

“Semoga ini bermanfaat bagi seluruh warga disini terutama untuk sarana beribadah dan tentunya untuk sarana silaturahmi antar warga”, imbuh Bupati.

Usai melakukan peresmian, rombongan Bupati dibagi menjadi 2 tim untuk meninjau bantuan dari masyarakat Sragen, tim satu meninjau pipanisasi air bersih sekaligus meninjau Huntara (hunian sementara), selanjutnya untuk tim ke-dua melakukan penyaluran bantuan pembangunan masjid dan huntara ke Desa Selengan dan Desa Dangiang.

Sampai saat ini Pemkab Sragen telah menyalurkan bantuan dana dengan total Rp2,8 miliar untuk korban terdampak gempa Lombok. Bantuan tersebut diantaranya berasal dari APBD Perubahan 2018 Kabupaten Sragen senilai Rp1 miliar dan secara simbolis Bupati Sragen didampingi Wakil Bupati Sragen menyerahkan langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Rosyadi Sayuti di Kantor Gubernur NTB, Kamis 6 September 2018 lalu, sesuai SE Mendagri nomor 977/6132/SJ tentang Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam Penanganan Masyarakat Terdampak Bencana Alam.

Selain bantuan senilai Rp 1 miliar dari APBD Perubahan 2018 Kabupaten Sragen, Pemkab Sragen juga menyalurkan bantuan senilai Rp1,8 miliar yang dana itu berasal dari sumbangan kalangan pengusaha, ASN dan masyarakat Kabupaten Sragen. Dan difokuskan untuk salah satu desa binaan yakni di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. (HUMAS)