BUPATI SRAGEN DAN WALI KOTA SOLO TINJAU TES SKD CPNS DI GOR DIPONEGORO SRAGEN

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,S.E mendampingi Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo meninjau langsung pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kota Solo tahun 2018 yang berlangsung di Gor Diponegoro Sragen, Senin (29/10/2018). Kunjungan ini dalam rangka memastikan proses tes SKD berjalan dengan lancar.

Hari ketiga pelaksanaan tes SKD ini dibagi menjadi lima sesi dan diikuti sebanyak 450 peserta berasal dari Kota Solo. Pada kesempatan itu pula Bupati meninjau proses pendaftaran, lokasi pengumuman tes SKD, serta menyalami para peserta yang sedang antre untuk melengkapi proses pendaftaran.

Di hadapan para peserta, Bupati berpesan agar para peserta berkonsentrasi, serius dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan soal tes SKD.

“Yang penting yakin dan percaya diri, sehingga nantinya bisa lulus berdasarkan kemampuan diri sendiri” terang Bupati.

Lebih lanjut Bupati menghimbau agar para peserta tidak mempercayai oknum yang menjanjikan untuk membantu agar diterima menjadi CPNS, pihaknya memastikan hal itu adalah penipuan.

“Semua ini dilakukan secara transparansi alias tidak ada titipan dan Jangan percaya kepada orang yang mau mengambil kesempatan penerimaan CPNS ini” tegas Bupati.

Bupati memastikan pelaksanaan tes dengan menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT) ini dapat mencegah tindak kecurangan dalam bentuk apapun dan hasil tes dapat diketahui secara langsung.

Senada dengan Bupati Sragen, Wali Kota Solo FX Hady Rudyatmo mengingatkan kembali agar waspada terhadap oknum yang menjanjikan bisa masuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jangan percaya jika ada menawarkan bisa masuk ASN dengan bayar sekian sekian, sekarang sistem sudah online, kalau ada yang kayak gitu, ngapusi,” terangnya.

Pihaknya menambahkan sistem penerimaan CPNS sudah online dan bisa dipantau oleh masyarakat di semua tahap sehingga ketika ada kecurangan bisa segera diketahui.

“Ketika diterima silakan syukuran, sama keluarga, bersyukur sama Tuhan,” tegasnya.

Diakhir kegiatan ini, Bupati Sragen dan Wali Kota Solo memantau langsung skor (nilai) masing-masing peserta yang tampil pada layar monitor. Selain itu, Bupati juga menanyakan mekanisme perolehan nilai peserta tes CPNS itu kepada koordinator pelaksana CAT SKD BKN Solo Sri Widayanti

Terkait kriteria kelulusan, Koordinator pelaksana CAT SKD BKN Solo Sri Widayanti menyampaikan bahwa sesuai Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2018, setiap peserta harus mendapatkan nilai minimal 143 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 80 Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 75 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

“Yang mampu mendapatkan nilai tersebut pasti lulus untuk mengikuti seleksi tahap berikutnya. Sedangkan yang tidak mampu memperoleh nilai sesuai passing grade akan gugur.” Jelas Sri Widayanti.

“Jika salah satu unsur tidak memenuhi passing grade maka otomatis tidak lolos.” imbuhnya.

Diketahui ada sembilan kabupaten/kota di Jateng yang mengikuti tes CPNS 2018 dan dipusatkan di Gor Diponegoro Sragen, diantaranya yaitu kabupaten/kota di eks Karesidenan Surakarta ditambah Blora dan Grobogan. (HUMAS)