CIPTAKAN MASYARAKAT STOP BAB SEMBARANGAN, BUPATI HADIRI DEKLARASI ODF KEC. MONDOKAN

SRAGEN – Dalam rangka berkomitmen sekaligus menciptakan masyarakat Stop Buang Besar sembarangan di Kabupaten Sragen, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menghadiri Deklarasi Open Defaction Free (ODF) se-Kecamatan Mondokan yang bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mondokan, Selasa (16/10).

Hadir dalam deklarasi ini, Asisten II Suharto,M.H., Kepala Dinas Kesehatan dr. Hargiyanto, Jajaran Kepala OPD, Muspika dan Kades/Lurah se-Kecamatan Mondokan, Kepala UPTD Puskesmas Mondokan, Kader Kesehatan dan tokoh masyarakat.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan komitmen deklarasi Stop BAB sembarangan yang di pimpin oleh Camat Mondokan dan di ikuti oleh 9 Kades/Lurah se-Kecamatan Mondokan yang disaksikan Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Sragen, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen pada berita acara, hingga penyerahan sertifikat ODF kepada Camat Mondokan.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam sambutannya menyampaikan Kecamatan Mondokan merupakan urutan Kecamatan yang ke-12 se-Kabupaten Sragen yang sudah ODF, sedangkan 8 kecamatan lainnya dalam proses menuju deklarasi Kecamatan.

“Dari keseluruhan 208 desa/kelurahan masih terdapat 3 desa yang belum diverifikasi ODF. Target Kabupaten Sragen ODF tahun ini.” jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati menambahkan bahwa perlu kesadaran masyarakat dalam mewujudkan Bebas BAB sembarangan.

“Pentingnya menumbuhkan perilaku budaya malu pada masyarakat jika masih Buang Air Besar sembarangan terutama di wilayah dekat aliran sungai / irigasi.” imbuhnya.

Bupati menjelaskan dari sembilan desa yang ada di Kec. Mondokan sebanyak 91,7 % sudah mempunyai jamban dan 7,3 % (830 KK) belum mempunyai jamban namun bisa menumpang sementara (sharing) dengan keluarga mereka.

“Saya mengapresiasi komitmen dari Camat dan Kades/Lurah yang mengalokasikan dana stimulan untuk pembangunan jamban. Selanjutnya saya minta setiap tahun secara bertahap untuk dialokasikan dana bantuan tersebut, sehingga 100% KK mempunyai fasilitas jamban sendiri yang sehat.” jelas Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati berharap agar seluruh masyarakat di Kab. Sragen selalu menjaga budaya hidup sehat.

“Marilah kita bersama-sama bersatu guyub rukun untuk masyarakat Sragen sehat, cerdas dan sejahtera.” pesan Bupati. (HUMAS)