BUPATI SRAGEN MERESMIKAN GEDUNG BARU BPP DUA KECAMATAN

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati meresmikan Gedung baru Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) untuk dua kecamatan yakni Kec. Mondokan dan Kec. Tangen yang berlangsung di BPP Mondokan, Selasa (16/10).

Hadir Asisten II Suharto,M.H., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sragen Muhamad Djazairi,S.P., Kepala Dinas Pertanian Sragen Ir. Eka RiniI Mumpuni Titis Lestari, Muspika dan Kades/Lurah se-Kecamatan Mondokan.

Tujuan pembangunan gedung BPP tersebut sebagai tempat pertemuan antara para penyuluh, pelaku utama, dan pelaku usaha dalam menyelenggarakan penyuluhan sekaligus tempat penyebarluasan informasi dan teknologi pertanian secara cepat, efektif dan efisien.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sragen Muhamad Djazairi,S.P., menyampaikan jumlah gedung BPP se-kabupaten Sragen tahun ini berjumlah 16 BPP dan tahun depan rencananya akan membangun 2 gedung BPP di dua kecamatan lainnya.

“Untuk BPP di Kabupaten Sragen yang tahun kemarin berjumlah 14 BPP, tahun 2018 ini menjadi 16 BPP. Dan untuk tahun 2019, rencananya akan menambah 2 unit gedung BPP di Kecamatan Tanon dan Kecamatan Sragen.” terang Djazairi.

Pihaknya berharap dengan adanya BPP ini ada komunikasi yang maksimal antara PPL dan para kelompok tani.

“Jadi jika kemungkinan ada permasalahan-permasalahan sekecil apapun yang dihadapi petani dapat segera dicarikan solusinya.” imbuhnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Sragen menyampaikan Pemerintah Kabupaten Sragen memprioritaskan pembangunan pertanian karena perannya yang sangat strategis di Kab. Sragen karena sektor ini merupakan tumpuan hidup sebagian besar masyarakat Sragen.

“Fungsi BPP sangat strategis bukan hanya sebagai pusat data dan informasi pertanian tetapi juga sebagai tempat wahana pendidikan, pelatihan dan pengembangan kemitraan. Misalnya dalam penyusunan RDK/RDKK pupuk bersubsidi.” terang Bupati.

“Jadikan BPP sebagai Agroklinik atau tempat konsultasi dalam berbudidaya pertanian dari hulu hingga hilir, serta sebagai rumah aspirasi bagi para petani.” imbuh Bupati

Lebih lanjut Bupati berharap dengan jargon “Guyub Rukun” antara Pemerintah Daerah, Kelembagaan Tani dan Petani serta Pelaku Usaha, Insya Allah kesejahteraan, kemakmuran, surplus pangan dan swasembada pangan (padi, jagung dan kedelai) berkelanjutan di Bumi Sukowati akan terwujud.

Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Bupati Sragen, dan dilanjutkan dengan peninjauan gedung. (HUMAS)