PELEPASAN PESERTA TUNAS KELAPA ESTAFET KAB. SRAGEN

SRAGEN – Bupati Sragen sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwarcab Gerakan Pramuka Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati melepas peserta Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarcab Sragen yang berlangsung di Halaman Setda Sragen, Sabtu (25/08/2018). ETK dilakukan secara beranting (estafet) dengan start di 5 titik dan semua finish di Kantor Kecamatan.

ETK yang mengangkat tema “Pramuka Perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia” ini di gelar selama dua hari, mulai dari hari Sabtu (25/08) dengan rute Halaman Setda pemkab Sragen – Wilayah Kecamatan Sragen – Kecamatan Karangmalang – Kecamatan Masaran dan bersemayam di Balai Desa Sambirejo Kec. Plupuh.

Sedangkan untuk hari kedua dilepas oleh Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, yang dilaksanakan pada hari Minggu (26/08) dengan rute wilayah Kec. Plupuh yang kemudian diserahkan Kwartir Cabang kota Surakarta di Lapangan Mojosongo, Kec. Mojosongo, Kota Surakarta.

Dalam sambutan Gubernur yang di bacakan Bupati Sragen, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan Estafet Tunas Kelapa ke-34 tahun 2018 merupakan ciri khas gerakan pramuka kwartir Jawa Tengah maka dari itu harus tetap dijaga dan dilestarikan. Hal itu perlu agar filosofi dan nilai – nilai yang terkandung di dalamnya mampu memperkuat semangat Kebangsaan dan kemajuan pembangunan di Jawa Tengah.

Gubernur juga berpesan kepada seluruh anggota Pramuka di Jawa Tengah agar selalu menggelorakan semangat anti narkoba. Selain itu Gubernur juga berpesan untuk selalu memperkokoh semangat cinta Bangsa dan Tanah Air, agar Bangsa Indonesia bisa menjadi hebat dan berdikari.

Usai melepas peserta Estafet Tunas Kelapa, Bupati menyampaikan bahwa melalui gerakan pramuka dapat menjawab tantangan generasi milenial saat ini.

“Karena melalui pramuka dan salah satunya dengan adanya Estafet Tunas Kelapa ini, bisa menjadi kegiatan positif yang harus digerakkan oleh generasi penerus khsususnya generasi muda di Kabupaten Sragen.” terang Bupati.

Bupati menambahkan ETK akan menggungah masyarakat lebih mencintai pramuka, “Pramuka akan dikenal karena kebersamaan dengan masyarakat. Kegiatan juga membangun kebersamaan dan kesinambungan”. jelas Bupati.

“Harapan generasi muda Sragen bisa jauh dari narkoba dan gerakan pramuka sebagai perekat NKRI” imbuhnya. (HUMAS)