BUPATI INGINKAN DESA JATIBATUR SEBAGAI SENTRA PENGHASIL BUAH JERUK

SRAGEN – Rangkaian puncak acara Tilik Kembang Desa (TKD) dilakukan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta rombongan yang berlangsung di Balai Desa Jatibatur, Gemolong, Rabu (25/07).

Hadir dalam rangkaian tersebut, Asisten I Dra. Endang Lestari,M.M., Asisten III Ir. Simon Nugroho Sri Yudanto, Muspika Kec. Gemolong, Lurah/Kades Se-Kecamatan Gemolong dan Jajaran Kepala OPD Kab. Sragen.

Secara simbolis Bupati menyerahkan bantuan baik RTLH, Paket Sembako hingga bantuan 500 bibit tanaman buah jeruk.

Di awal sambutannya, Bupati menyampaikan terkait musim kemarau yang sedang dialami oleh beberapa daerah termasuk di Kab. Sragen, “Tahun ini diprediksi kemaraunya akan panjang, untuk itu saya akan memanggil dinas – dinas terkait untuk bersama antisipasi agar Sragen tetep bisa panen. Nyuwun doa dan pangestu bapak ibu sedoyo.”

Terkait bantuan bibit tanaman buah jeruk, Bupati berharap Desa Jatibatur bisa menjadi sentra penghasil buah jeruk yang dapat dikirim ke luar daerah.

“Kalau disini cocok dengan hasil itu, kita nanti bikin desa Jatibatur sebagai desa yang memproduksi jeruknya dan kita bisa jual hasil panennya ke luar daerah dengan harga yang kompetitif. Inilah tujuan agar bisa mencari keunggulan dari masing – masing desa”, terang Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan kembali mengenai Perda Miras serta gerakan Ayo Mengaji dan Belajar, ”InshaAllah Perbub dari perda miras ini, bulan depan sudah jadi. Dan didalamnya sudah diatur, yang minum siapa, yang boleh beli siapa, batasan usia minum – minuman keras berapa hingga lokasi mana saja yang boleh menjual miras.”

”Selanjutnya Ayo matikan TV dan HP pada pukul 18.00 – 20.00 WIB, gunakan waktu itu untuk mengaji dan belajar. Bimbing putra dan cucunya untuk melaksanakan perda tersebut.”

”Kulo suwun panjenengan sami nyengkuyung perda ini, karna tanpa panjenengan perda ini tidak akan ada artinya. Dan mari kita sama – sama jaga generasi penerus bangsa kita.” pinta Bupati.

Diakhir sambutannya Bupati mengajak agar seluruh masyarakat Kab. Sragen agar peduli dan menjaga lingkungan sekitar kita, ”Yuk ditoto, dirawat dan dijaga bumi kita mulai hari ini.”

”Dengan aksi yang mudah saja, selesai acara ini mari kita lihat bawah panjenengan sedoyo. Jika ada bungkus sampah yang ada dibawah, ambil dan buang ketempat sampah” tutup Bupati.

Rangkaian TKD di Kec. Gemolong diawali dengan peletakkan batu pertama perbaikan jalan Hotmix Dk. Nglangak-Ngebuk, dilanjutkan Peninjauan proyek pembangunan gedung baru Puskesmas Gemolong, Pencanangan gerakan Pager Mangkok, Kunjungan di SDN 1 Jatibatur, Sarasehan bersama masyarakat Ds. Jatibatur dan diakhiri dengan peninjauan Usaha Mandiri Remaja serta tatap muka dengan Kelompok Wanita Tani (KWT). (HUMAS)