UPACARA MINGGU PERTAMA, BUPATI HIMBAU ASN AGAR TINGKATKAN KINERJA

SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen melaksakan Upacara minggu pertama pada awal Bulan Juli 2018 yang diikuti oleh seluruh ASN Kab. Sragen dan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Halaman SETDA Kab. Sragen, Senin (02/07)

Upacara rutin yang dilaksanakan setiap hari senin pada awal bulan sebagai bentuk penghormatan kepada lambang negara, menumbuhkan rasa cinta terhadap NKRI, menghargai jasa para pahlawan yang telah memerdekakan Bangsa Indonesia.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam amanatnya menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ASN, diantaranya ASN harus selalu menjaga kebersihan lingkungan kerja masing – masing, himbauan tidak merokok ditempat kerja dan kedisiplinan ASN pada saat jam kerja.

“Dari diri setiap kita bekerja mempunyai tanggung jawab, tidak hanya diserahkan kepada petugas pembersih semata karena kenyamanan tempat kita bekerja itu menjadi tanggung jawab kita bersama dan saya ingin di lingkungan setda ini disediakan satu ruang khusus tempat representatif bagi perokok yang akan merokok sehingga pegawai yang tidak merokok tidak menghirup asap yang ditimbulkan dari bahaya asap rokok itu” tutur Bupati.

”Kita melihat tupoksi masing – masing, TPP harus sesuai dengan basis kinerja pegawai. Sing gawene turu dan sing gawene ngobrol sak mben awan saat jam kerja yo ora usah di beri TPP. Untuk itu marilah janji prasetya KORPRI yang diucapkan itu adalah janji yang harus kita laksanakan bersama, karena panjenengan semua adalah cerminan kinerja Bupati.” imbuhnya.

Selain itu, Bupati berharap agar seluruh ASN bisa menjadi sumber informasi yang terbaru dan akurat bagi masyarakat Kab. Sragen khususnya terkait pengisian perangkat desa, “Sampaikan kepada masyarakat bahwa sistem penilaian yang sesuai dengan aturan PERDA adalah 30% menjadi tanggung jawab pemerintah desa dan 70% menjadi tanggung jawab Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM).”

“Dan sampaikan bahwa kita berupaya membuat rekrutmen perangkat desa ini dengan cara yang santun, bermartabat dan bersih. Saya minta segera ada posko pengaduan mengenai perangkat desa yang harus ada standby disitu dan sampaikan kepada masyarakat, siapapun yang merasa dirugikan dalam proses ini untuk bisa mengajukan pengaduan kepada posko pengaduan perdes” terang Bupati.

Di akhir amanatnya, Bupati meminta kepada seluruh ASN agar segera menindak lanjuti himbauan darinya serta meningkatkan kualitas kerja masing – masing. (HUMAS)