BUPATI SRAGEN PIMPIN RAKOR PENGISIAN PERANGKAT DESA

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati pimpin rapat koordinasi (rakor) kerja sama bersama Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) dari beberapa Universitas untuk pengisian perangkat desa tahun 2018 yang berlangsung di Aula BAPPEDA Kantor Dinas Bupati Sragen, Kamis siang (28/06/2018)

Rakor yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,S.E., Sekda Sragen Drs. Tatag Prabawanto,M.M., Asisten I, Kabag Pemerintahan, Kabag Pemdes dan perwakilan LPPM dari masing – masing universitas tersebut bertujuan agar terjadi pemahaman sesuai dengan Perbub No. 10 2018 Pasal 2 dengan cara Mutasi Jabatan antar perdes pasal 3 s/d 6 dan Penjaringan pasal 7 s/d 16.

Berdasarkan data kekosongan jabatan perangkat desa di Kab. Sragen hanya 192 desa yang membuka lowongan perdes yang berjumlah 581 lowongan yang terdiri dari sekdes 60 jabatan, kebayan 139 jabatan, kaur 223 jabatan, dan kasi 159 jabatan. Sementara melalui mutasi perdes sejumlah 32 jabatan, sehingga hasil yang melalui penyaringan dan penjaringan sebanyak 549 jabatan.

Dalam arahannya, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan bahwa lowongan perdes ini tidak dipungut biaya alias gratis.

“Perlu saya sampaikan bagi masyarakat yang hendak mengikuti seleksi agar tidak terpengaruh dengan isu yang berkembang. Isu yang meresahkan tersebut adanya oknum yang menjanjikan bisa mengatur dan meloloskan jadi perangkat desa dengan meminta imbalan berupa uang,” tegas Bupati.

Bupati menambahkan terkait isu saat ini yang terus berkembang berawal dari satu orang ke orang lain. Dalam seleksi tidak dipunggut biaya sama sekali. Proses selesksi akan dilaksanakan desa dan LPPM atau pihak ke-3, pemerintah daerah sendiri hanya melakukan monitoring (pemantauan).

“Kepada para peserta agar percaya kemampuan masing-masing. Kami juga minta agar tidak percaya janji oknum atau siapa pun yang mengatasnamakan keluarga terdekat bupati ataupun relawan atau kolega saya dalam bekerja,” terangnya.

Pada kesempatan itu Sekda Sragen menerangkan bahwa pendaftaran dibuka mulai dari tanggal 21 Juni – 3 Juli 2018, sementara Pelaksanaan seleksi akan dilaksanakan pada awal bulan Agustus terdiri dari Ujian Tertulis (50%), TKD Komputer (20%), Presentasi (10%), dan Dedikasi (20%). (HUMAS)