UNTUK SEJAHTERAKAN MASYARAKAT, BUPATI LAUNCHING 2 PRODUK KREDIT

Sragen – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Sragen melalui PD BPR BKK Karangmalang Kab Sragen pagi tadi, melaunching produk Kredit BPR BKK Air sekaligus peluncuran Kredit Sayang Mikro (KSM), kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dan diselenggarakan di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, pagi tadi, Rabu (25/04)

Produk Kredit BPR BKK Air tersebut bertujuan untuk pengembangan infrastruktur air minum dan sanitasi, sedangkan Kredit Sayang Mikro (KSM) untuk membantu usaha mikro masyarakat Kab Sragen dengan syarat relatif mudah dan bunga yang bersaing.

Berdasarkan data Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (PAMSIMAS) hingga tahun 2015, Kab Sragen memiliki 122 Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BPSPAMS) belum termasuk PAMSIMAS III yang tersebar di 20 Kecamatan sejak tahun 2008.

Direktur Utama PD BPR BKK Karangmalang, H. Raji, S.E, MM mengatakan bahwa kredit BPR BKK Air dapat dikembangkan untuk kredit jambanisasi dan diberikan kepada kelompok tanpa agungan.

“Kredit BPR BKK Air memiliki plafon hingga 50 juta rupiah dengan bunga flat 1% per bulan dan jangka waktu pinjaman sampai 48 bulan diharapkan dapat dimanfaatkan dalam membantu BPSPAMS untuk mendapat alternatif pendanaan,” jelasnya.

“Diharapkan dengan adanya acara launching 2 produk kredit yang dihadiri oleh berbagai stakeholder tersebut dapat mensosialisasikan produk kredit kepada kelompok SPAMS perdesaan yang ada di Kab Sragen” harapnya.

Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya program Kredit Sayang Mikro (KSM) dapat menanggulangi kemiskinan dan melindungi pelaku usaha mikro di Kab Sragen dari jeratan rentenir, “Mari kita sambut baik inovasi produk kredit dari BKK Karangmalang ini, Saya harap dapat digunakan sebaik-baiknya dalam mengembangkan usaha dan jangan digunakan untuk keperluan konsumtif.”

“Untuk bapak camat dan bapak lurah yang hadir saya minta segera tersampaikan oleh para pedagang, agar para pedagang tidak meminjam uang lagi kepada rentenir,”jelasnya
Bupati berharap adanya Produk Kredit BPR BKK Air dapat membantu program pemkab Sragen khususnya dalam hal air bersih dan sanitasi.
“Dan yang kedua untuk produk Kredit BPR BKK Air, saat ini kita sudah memasuki musim kemarau semoga tidak ada lagi di wilayah Kab Sragen yang kekurangan air bersih dan harapan saya adanya kredit ini juga dapat membantu program Pemkab Sragen bebas ODF pada tahun ini” terangnya.

“Saya harap dengan adanya inovasi ini kita tidak boleh lupa juga, kita harus menjaga bantuan dari pemerintah agar semua berjalan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat Kab Sragen,” imbuhnya.

Launching tersebut ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati Sragen dan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi kesepakatan gerakan mendukung pembiayaan kepada BPSSPAMS untuk Air dan Sanitasi melalui PD BPR BKK Karangmalang dalam rangka menuju Universal Akses tahun 2019.

Melalui PAMSIMAS, Pemerintah Indonesia memberikan stimulan pada masyarakat untuk mengembangkan sistem air minum perpipaan di perdesaan berbasis masyarakat dengan membangun infrastruktur air minum yang telah terbangun kemudian diserahterimakan kepada pemerintah desa dan dikelola oleh BPSPAMS. (Humas)