PENANAMAN WATAK DAN PEKERTI BANGSA AGAR GENERASI MUDA MEMILIKI ETIKA MORAL

Sragen – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen melaksanakan kegiatan Penanaman Watak dan Pekerti Bangsa yang berlangsung di Aula Hotel Surya Sukowati Sragen, Kamis (18/04).

Peserta dari kegiatan ini terdiri dari Guru SMA/SMK di eks – Karesidenan Pati, eks Karesidenan Semarang, dan Eks Karesidenan Surakarta sebanyak 120 orang. Kegiatan ini bertema “Kita Bangun Generasi Muda Yang Sehat, Berbudaya, Berbudi Pekerti dan Berjati Diri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen, yang diwakili oleh Kabid Kebudayaan Drs. Hartono MPd, menyampaikan apresiasi terhadap peserta yg hadir dan atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan kali ini berbeda, karena di ruangan disajikan dengan atraksi budaya tradisional yaitu gamelan jawa dari Sragen, agar nanti dalam melaksanakan kegiatan peserta bisa lebih mengenal budaya derah seperti ini”

Sementara itu Ketua Panitia Ibu Dra Hermawati, MT dalam Laporan penyelenggaran menyampaikan “Kegiatan penanaman watak dan pekerti bangsa ini bertujuan supaya generasi muda memiliki etika moral yang baik sesuai kepribadian bangsa, supaya generasi muda memliiki wawasan kebangsaan dan semakin mencintai tanah air, supaya memiliki sikap handarbeni dan ikut melestarikan keragaman budaya indonesia utamanya di daerah masing-masing”.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Drs. Bambang Suproyono menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan ini merupakan upaya untuk mengembalikan karakter bangsa Indonesia kembali dalam bidang kebudayaan dan mengantisipasi fenomena krisis yang terjadi di Indonesia salah satunya generasi sekarang yang sudah lupa atau tidak mengenal lagi dengan budaya daerah, seperti tembang jawa dan seni tradisional.

“Indonesia sedang mengalami krisis, di antaranya krisis ideologi pancasila, krisis jati diri, krisis karakter, dan krisis ketauladanan. Sehingga melalui acara ini diharapkan bisa menjadi spirit yang bisa menangkis krisis itu dan menumbuhkan jati diri sebagai bangsa Indonesia seutuhnya.”

Topik pembahasan dalam kegiatan ini disampaikan oleh Empat narasumber, yaitu “Stop Narkoba untuk Hidup Sehat dan Berprestasi oleh BNN Provinsi Jawa Tengah, ‘Pemanfaatan Tradisi dalam Pembentukan Karakter oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta, Membangun Kemandirian Melalui Pendidikan Kepramukaan oleh Kwarcab Pramuka Kabupaten Sragen, dan Ketertiban Berlalu Lintas di Jalan Umum oleh Polres Sragen. (Humas)