RESEP UNTUK MERAIH BAROKAH DENGAN SELALU BELAJAR MUHSININ

Sragen – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kab. Sragen, mengikuti tauziah oleh Drs. K.H Didik Purwodarsono dari Yogyakarta dalam rangka pengajian rutin Pembinaan Mental Spiritual ASN, yang berlangsung di Pendopo Sumonegaran, Rabu (28/03).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekda Sragen, Drs. Tatag Prabawanto B, MM, serta puluhan pejabat dan ASN Pemerintah Kab. Sragen.
Dalam sambutannya, Sekda Sragen menyampaikan terimakasih kepada seluruh ASN yang hadir dalam pembinaan tersebut, dan berharap acara siraman rohani ini benar-benar bisa membawa pencerahan, karena merupakan salah satu wujud kebersamaan dan wujud sarana ukuwah islamiyah.
“Kami berharap Ukuwah di lingkungan ASN Kabupaten Sragen di jaga sebaik-baiknya selaku abdi negara, selaku abdi masyarakat”, ujar Sekda.
Lebih lanjut, Sekda menambahkan “Saya berharap apa yang menjadi tugas kita, apa yang menjadi pekerjaan sehari-hari, benar-benar menjadi pekerjaan yang senantiasa mendatangkan ridho Allah SWT.”
Ustadz Drs. KH Didik Purwodarsono dalam ceramahnya menyampaikan, “Kita niscaya tidak akan sanggup menghitung-hitung Nikmat Allah yang diberikan kepada kita, baik nikmat yang bersifat internal maupun ekternal, termasuk juga Nikmat umur atau waktu”.
Secara waktu kita berada di Bulan Rajab, yang merupakan salah satu diantara bulan suci dalam Islam, Bulan Rajab juga sebagai trilogi bulan berkah yaitu dosa berlipat ganda, pahala amal soleh juga berlipat ganda, yang bermakna menumbuhkan rasa malu kepada Allah apabila tidak berbuat baik.
Selanjutnya, Ustadz Didik menjelaskan tanda keberkahan yang didapat manusia yaitu, rezeki yang datangnya tidak disangka-sangka, mudah dan lancar menyelesaikan urusan, ditutupi aibnya.
Ustadz Didik berpesan kepada ASN Sragen, “Resep untuk meraih barokah yaitu selalu belajar ‘muhsinin’ menjadi orang diatas rata-rata, mampu melayani dengan sabar dan tanpa pamrih, melayani masyarakat dengan pemaaf bukan pendendam, tirakat mendekat ke Allah SWT, puasa dan zakat”. (Humas)