WAKIL BUPATI MEMINTA DUKUNGAN WARGA SRAGEN DALAM BERANTAS PEKAT

Sragen – Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno, S.E meminta warga Kecamatan Kalijambe untuk komitmen tidak Buang Air Besar (BAB) maupun Buang Air Kecil sembarangan pasca deklarasi Open Defecation Free (ODF) yang bertempat di Balai Desa Banaran, Kalijambe, kemarin, Rabu (21/03)
“Senajan sudah ODF, namun pembuatan jamban harus sehat sesuai dengan kaidah pembuatan jamban harus benar, itu penting. Dan jarak antar septictank dengan sumur minimal 10 meter.”, jelas Wakil Bupati
“Dan bagi warga yang masih buang air besar maupun buang air kecil sembarangan akan diberikan sanksi,” imbuhnya
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan jika saat ini sudah memasuki pergantian musim sehingga banyak penyakit yang mewabah, seperti batuk, pilek hingga demam berdarah.
Oleh karena itu, pihaknya menghimbau agar warga rutin melakukan pemeriksaan tampungan air yang tidak terpakai. Dikhawatirkan jika dibiarkan bisa menjadi sarang nyamuk demam berdarah, “Ini mulai disosialisasikan kepada masyarakat yang di rumahnya ada tampungan air atau genangan air yang kiranya tidak sehat,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati meminta masyarakat agar memberikan dukungan kepada Pemkab. Sragen dalam memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat). Karena hal tersebut sudah berlanjut pada kalangan anak muda yang ditimbulkan oleh faktor pergaulan dan lingkungan yang mengkhawatirkan, akibatnya maraknya peredaran narkoba hingga perilaku seks bebas.
“Saya baru sebulan yang lalu diperintahkan oleh Bupati untuk Operasi Pekat di Gunung Kemukus, dan ternyata yang kami temukan disana banyak pasangan muda-mudi habis melakukan seks bebas,” tutur Wakil Bupati.
Kedepan pihaknya menyampaikan Obyek Wisata Gunung Kemukus berubah menjadi Wisata keluarga sehingga bisa dinikmati semua kalangan dan nyaman untuk tamasya keluarga. (Humas)