JANGAN SEGAN-SEGAN UNTUK MEMBANGUN KOMUNIKASI DENGAN CAMAT, KAPOLSEK DAN DANRAMIL

Sragen – Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Sragen dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab Sragen, Ngatmin Abbas, S.Ag., M.P.I, di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen. pagi tadi, Kamis (08/03).

Berdasarkan Berita Acara KPU Kab Sragen Nomor : 45/BA-KPU.Kab/III/2018 tanggal 5 Maret tentang Penetapan Nama – Nama PPK dan PPS terpilih se-Kabupaten Sragen pada Pilgub Jawa Tengah dan Pemilu 2019. Dengan jumlah anggota PPK yang dilantik sebanyak 60 orang dari 20 Kecamatan, dengan masing-masing kecamatan tiga orang. Sedangkan anggota PPS yang dilantik berjumlah 624 orang dari 208 desa se-Kabupaten Sragen.

Pengambilan sumpah dan janji anggota PPK dan PPS dilakukan secara langsung oleh Ketua KPU Kab Sragen Ngatmin Abbas,S.Ag.,M.P.I, yang disaksikan oleh Kapolres Kab Sragen, AKBP Arif Budiman, Dandim 0725 Sragen, Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo, dan Perwakilan OPD Kab Sragen.

Ngatmin Abbas,S.Ag.,M.P.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk Pemilu 2019 terdapat pengurangan jumlah anggota PPK, yang semula 5 orang menjadi 3 orang. Sedangkan untuk Pilgub Jateng 2018 jumlah anggota PPK tetap 5 orang.

Selain itu juga meminta kepada anggota PPK dan PPS yang baru dilantik agar selalu menjaga independensi, netralitas dan tidak memihak salah satu Partai Politik (Parpol) tertentu serta berharap supaya terus menjaga komunikasi yang baik kepada pihak-pihak terkait penyelenggaraan pemilu.

“Kami tandaskan untuk PPK dan PPS, jangan segan-segan untuk membangun komunikasi yang baik dengan Camat, Kapolsek dan Danramil. Karena bangunan sinergitas ini merupakan sesuatu yang dalam penyelenggaraan pemilu masing-masing lembaga tadi mempunyai tugas sendiri-sendiri, akan tetapi dalam kerangka besar mensukseskan penyelenggaraan pemilihan umum yang merupakan hajatan kita bersama,” Ujar Ngatmin Abbas,S.Ag,M.P.I.

“Disamping itu PPK dan PPS jangan pernah meninggalkan penyelenggara pemilu yang ada di samping kita, yaitu PANWAS karena PANWAS dibangun untuk mengawasi dan memastikan jalannya pemilu sesuai peraturan perundang-undangan dan akan mengawasi bila mana terjadi penyelewengan,”Imbuhnya

“Dan untuk Aparat Kepolisian, Aparat TNI dalam penyelenggaraan pemilu ini akan memberikan jaminan keamanan sehingga proses pemilihan umum tahun ini dan tahun depan akan berjalan aman, tentram dan damai,” Lanjutnya. (Humas)