KERJASAMA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT DENGAN CARA YANG LEBIH EFISIEN DAN EFEKTIF

Sragen – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Pemerintah Kota Probolinggo,Jawa Timur yang dilakukan oleh Hj.Rukmini SH,M.Si Walikota Probolinggo, dan Universitas Sahid Surakarta oleh Prof. Dr Trisno Martono, MM. Kegiatan diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen tersebut, pada hari Senin (5/3)
Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, SH, M.Si, berharap bekerjasama dengan Pemkab. Sragen dapat mengentaskan kemiskinan di kota probolinggo. Tujuan kami ke Sragen untuk belajar tentang cara bagaimana menanggulangi kemiskinan di daerah.
“Kami perlu belajar ke Sragen untuk menyelesaikan permasalahan kemiskinan yang sangat komplek dan tidak dapat diselesaikan oleh salah satu OPD saja, karena permasalahan kemiskinan di Probolinggo belum dilaksanakan secara terpadu, karena masing-masing OPD masih mempunyai kepentingan sendiri-sendri, sehingga tidak tepat sarasan dan tumpah tindih”, ujar Walikota Probolinggo.
Selanjutnya kesepakatan bersama ini untuk mewujudkan percepatan penanggulangan kemiskinan melalui keterpaduan program kegiatan, data rumah tangga miskin/kurang mampu dan validitas sasaran Keluarga Penerima Manfaat di Kota Probolinggo.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Sahid Surakarta Prof. Dr. H.Trisno Martono, MM menerangkan bahwa “Ruang lingkup kesepakatan bersama dengan Pemkab Sragn ini adalah peningkatan kualitas SDM, penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pertukaran informasi dan data ilmiah serta penyelenggaraan pertemuan ilmiah, pemanfaatan bersama fasilitas, sarana, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengembangan penerapan teknologi informasi, pengembangan Science Techno Park Sragen, serta partisipasi dalam pembangunan Kabupaten Sragen.
Usai menandatangani kesepakatan bersama, Bupati Sragen menyampaikan “bahwa pemerintah Kabupaten Sragen Serius untuk mengurus warga Miskin di Sragen, dari segala lini, mulai dari bagaimana kita mensurvei nya, kemudian memberikan program-program yang menyasar”.
Bupati menambahkan, “Kabupaten Probolinggo belajar tentang single data base mengenai data orang miskin, agar tidak terjadi tumpang tindih, semoga apa yang ada di Sragen ini bisa bermanfaat untuk kota Probolinggo”.
“Lain waktu kami juga akan sowan ke Kota Probolinggo, untuk belajar hal-hal yang ada di Probolinggo yang bisa diaplikasikan di Kabupaten Sragen”, Ujar Bupati Sragen
Sementara itu terkait kerjasama dengan USAHID Bupati sampaikan, “Kabupaten Sragen membutuhkan personel dengan latar belakang akademisi yang bisa meningkatkan kualitas SDM di Sragen, serta bisa membantu dalam penelitian dan dalam menentukan priority program ke depan.
Bupati berharap dengan kerjasama ini bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara yang lebih efisien dan efektif dan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan publik, sinergi dan saling menguntungkan. (Humas)