208 ORANG TERPILIH SEBAGAI PPKBD DI SRAGEN

Sragen – Petugas Pembantu Pembina Keluarga berencana Desa (PPKBD) merupakan salah satu ujung tombak keberhasilan program KB bagi Masyarakat khususnya di Kabupaten Sragen.

PPKBD mempunyai tugas dan peran di masyarakat untuk memberikan informasi kepada pasangan usia subur agar menjadi peserta keluarga berencana, dan yang belum berkeluarga diberi motivasi untuk nantinya setelah berkeluarga mengarah ke tujuan yang sama.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengukuhkan Petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Daerah (PPKBD) sejumlah 208 orang, yang terpilih untuk masing-masing desa se-Kabupaten Sragen. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (1/3)

Dalam acara tersebut,turut hadir pula Wagino Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, dalam sambutannya menerangkan bahwa “Kader harus punya peta wilayah kerja masing-masing untuk memudahkan kinerja, mana keluarga yang hamil, mana yang mempunyai balita,dan mana yang pada masa subu dan di Balai penyuluhan harus ada data Demografi yang setiap tahun ada pemutakhiran data”.

PPKBD dan Sub PPKBD dalam melaksanakan tugasnya membantu para Penyuluh KB, ini merupakan bentuk kerjasama yang sinergi dan berkesinambungan untuk mensosialisasikan program-prigram KB di desa, mengingat bahwa jumlah penyuluh KB di Lapangan sudah sangat terbatas dan tidak lagi ideal dalam mengemban tugas di Desa karena banyak yang akan memasuki masa pensiun. PPKBD bertugas untuk tingkat desa/kelurahan, sedangkan Sub PPKBD bertugas untuk tingkat Dusun/RW.

“Panjenengan semua adalah aset, tulang punggung dalam memberikan informasi dan mengeksekusi seluruh program—program yang dimiliki pemerintah”, ujar Bupati.

Bupati mengharapkan, setelah pengukuhan ini para Kader PPKBD untuk terus menjadi motivator, menjadi penggerak, dan pengawal program secara langsung di lapangan. (Humas)