BUKAN SEKEDAR MAIN-MAIN, HARUS PAHAM TUGAS DAN PERAN MASING-MASING

Sragen – Kepolisian Resort Sragen menggelar Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Kota di depan Kantor Bupati Sragen, Jumat (23/2). Simulasi dilakukan dalam rangka persiapan jelang Pilkada Pemilihan Gubernur Jateng 2018, Juni mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi gambaran atas upaya perlindungan yang diberikan Polres Sragen kepada masyarakat.
“Harapan dari kegiatan ini untuk memberikan gambaran untuk rekan-rekan dan masyarakat agar terlaksana secara aman,kondusif dan terkendali “,ungkap Kapolres Sragen sebelum acara dimulai.
Rangkaian acara diawali upacara yang dipimpin Kapolres Sragen dihadiri Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno beserta Forkopimda, Ketua KPU Sragen dan diikuti segenap unsur pengamanan dari Polri dan TNI serta dari Partai Politik. Selanjutnya simulasi dilakukan sesuai tahapan dan pengambilan tindakan atas situasi khusus yang membutuhkan penanganan aparat kepolisian yang terkait dengan pengendalian dan aksi massa.
Kapolres menambahkan, “saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan pagi ini, dan saya tahu kegiatan ini sangat membutuhkan tenaga,waktu,dan pikiran, atas nama Polres Sragen dan Kepolisian Republik Indonesia saya memberikan apresiasi dan terima kasih atas segala jerih payah yang dilakukan.
Masyarakat juga diajak untuk membantu petugas menjaga kondusifitas daerah dengan tidak mudah terpancing isu dan bertindak anarkis.
Kapolres kembali berpesan ” Situasi dan Kondisi berkembang sangat dinamis artinya kita harus siap siaga menghadapi segala potensi, kita sama-sama tahu perkembangan teknologi dimanfaatkan pihak-pihak tertentu, utamanya dalam rangka kegiatan untuk menurunkan dan mengurangi elektabilitas. sehingga harus bisa mengantisipasi kegiatan-kegiatan yang menjurus ke Hoax, intoleran ataupun berbentuk fitnah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim Sragen menyampaikan “kegiatan ini bukanlah sekedar main-main, tetapi harus memahami dan mempelajari posisi, peran, bagian masing-masing khususnya dalam hal penanganan. pahami benar-benar aturan, protap dan SOP agar pada saatnya dibutuhkan tidak menyalahi aturan dan tidak mengenai diri kita sendiri.”
Simulasi bertujuan untuk melatih kemampuan dan keterampilan personel Polres dalam menangani massa pengunjuk rasa dan sebagai gambaran jajaran Polres dalam memberikan perlindungan pengayoman dan melayani terhadap sekelompok masyarakat. (Humas)